Kalah Judi Slot, Dua Pria Ini Nekat Habisi Nyawa Sopir Taksi Online, Mobil Korban Dijual untuk Modal – Tribun Medan

TRIBUN-MEDAN.com – Dua pria yakni berinisial ASW (34) warga Kebumen dan SLS (40) warga Lumajang kerap menghabisi waktunya untuk bermain judi slot (online).
Lantaran sudah kecanduan bermain judi slot dan selalu kalah, keduanya pun menghalalkan segala cara demi bisa memeroleh modal.
Bahkan ASW dan SLS sampai nekat menghabisi nyawa seorang sopir taksi online, kemudian mobil korban dijual dan uangnya dipergunakan untuk membeli saldo supaya bisa bermain judi slot.
Baca juga: Kalah Judi Slot Hingga Puluhan Juta Rupiah, Pria Ini Nekat Melapor ke Polisi, Ternyata Ini Motifnya
Mayat sopir taksi online oleh ASW dan SLS dibuang ke Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dengan kondisi terlilit lakban.
Keduanya pun kini sudah tertangkap oleh aparat kepolisian.
“Uangnya untuk main slot (judi online),” ujar salah satu tersangka saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Indramayu, Selasa (2/8/2022).
Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Fitran Romajimah mengatakan, adapun mobil milik korban yang dicuri dan kemudian dijual para tersangka yakni Daihatsu Luxio silver Nopol B 1063 FRT.
“Mobil tersebut dijual dengan harga Rp 10 juta,” ujar dia.
Masih disampaikan Kapolres Indramayu, tersangka ASW ditangkap polisi di Tanjung Priok dan saat ini tersangka juga menjalani proses perkara lain di Polres Tanjung Priok.
Sedangkan tersangka SLS, ditangkap setelah melarikan diri ke Lumajang, Jawa Timur pada 30 Juli 2022.
Baca juga: Judi Tembak Ikan Makin Marak di Kabupaten Asahan, TNI Sampai Turun Tangan
Kedua tersangka dari awal memang sudah berniat mencuri atau menguasai mobil milik korban dengan cara kekerasan dan menghilangkan nyawa korban.
“Tersangka SLS memesan Gocar secara ofline, setelah berada ditempat sepi, korban langsung dieksekusi oleh kedua tersangka dengan menjerat leher korban dan melakban wajah dan kepala korban, kemudian mengambil hp dan mobil korban,” ujar dia.
Seperti diketahui, pada Senin 25 Juli 2022, korban sudah ditemukan meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan di Sungai Irigasi di Jalan Soekarno-Hatta Desa Pekandangan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.
Bagian kepala, tangan, paha, serta kaki korban diketahui terlilit lakban.
Mayat tersebut kini sudah dapat diidentifikasi yaitu korban atas nama Widodo, 54, warga Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 
Saat ini korban sudah dimakamkan di kampung halamannya yang berada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunCirebon.com 

source

Author: blogpbn021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *